Smartphone Keramik Vs Kaca: Mana Yang Lebih Baik?

Smartphone berbahan beling atau glass mungkin memang terlihat lebih menarik dan glamor daripada smartphone berbahan metal atau alumunium. Dan untuk soal tampilan fisik smartphone, meskipun ini selera dan mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, smartphone berbahan beling bisa dibilang lebih unggul daripada metal/aluminium.

Xiaomi Mi Mix 2 yang berbahan Zirconia Ceramics
Kemudian, apakah ada materi lainnya lagi selain beling yang bisa menciptakan smartphone terlihat glamor dan cantik?

Ternyata ada. Dan material itu ialah keramik.

Material keramik pertama kali dipopulerkan oleh Xiaomi, pada produknya yaitu Xiaomi Mi 5 Ceramics. Bahan tersebut, bagaimanapun juga, mempunyai tampilan yang tak kalah memikat daripada beling atau glass.

Dan sekarang, keramik sebagai salah satu materi untuk body smartphone kembali mencuat dengan kemunculan Xiaomi Mi Mix 2 yang gres saja dirilis beberapa waktu lalu. Mengenai persaingan, tentu saja Xiaomi Mi Mix 2 ini akan eksklusif berhadapan dengan flagship lainnya yaitu duo Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus, serta trio Huawei P20 Series

Honor 9 yang berbahan beling berlapis
Tetapi terlepas dari hal itu, alih-alih beling atau glass, kenapa Xiaomi malah menentukan keramik sebagai materi utamanya?

Pertama, keramik disebut-sebut lebih tahan lama daripada metal, sementara metal lebih mempunyai ketahanan yang baik daripada kaca. Jadi, untuk ketahanan atau durability, keramik bisa disebut lebih unggul daripada kaca. Keramik juga lebih tahan terhadap tabrakan daripada aluminium.

Sebagai gambaran, Julia Greer, seorang ilmuwan di Caltech memakai MacBook yang berbahan aluminium yang disebutnya mempunyai tampilan fisik yang menawan. Tetapi ketika MacBook tersebut jatuh, biasanya akan terjadi dent, atau dekok di serpihan pojok. Atau, masukkan ke dalam tas tanpa pengaman, maka dengan gampang akan tergores, entah itu alasannya kunci atau benda lain.

Baca Juga:
Smartphone Kaca vs Aluminium - Mana Lebih Baik?
lebih tahan lama daripada metal, sementara metal lebih mempunyai ketahanan yang baik daripada kaca. Jadi, untuk ketahanan atau durability, keramik bisa disebut lebih unggul daripada kaca. Keramik juga lebih tahan terhadap tabrakan daripada aluminium.

Sebagai gambaran, Julia Greer, seorang ilmuwan di Caltech memakai MacBook yang berbahan aluminium yang disebutnya mempunyai tampilan fisik yang menawan. Tetapi ketika MacBook tersebut jatuh, biasanya akan terjadi dent, atau dekok di serpihan pojok. Atau, masukkan ke dalam tas tanpa pengaman, maka dengan gampang akan tergores, entah itu alasannya kunci atau benda lain.

Baca Juga:
Meizu Patenkan Teknologi Kamera di Bawah Layar

Sementara, materi keramik yang dipilih Xiaomi ialah Zirconia Ceramics. Xiaomi merupakan merk pertama yang memakai materi tersebut untuk produknya. Dan kesudahannya memang sangat menawan dan cantik. 

Zirconia Ceramics (ZrO2 - Zirconium Dioxide), materi yang diperlukan untuk menciptakan body pada Xiaomi Mi Mix 2 diperoleh melalui langkah yang tidak mengecewakan panjang dan rumit. Selain itu, proses panjang untuk mendapat materi ini memakan biaya yang cukup mahal. Hal ini bisa dipahami dan dimaklumi jikalau smartphone ini mempunyai harga yang tinggi (ingat juga bahwa frame kamera belakang juga dilapisi emas 24 karat).

Tetapi, apa yang kemudian diperoleh memang cukup memuaskan. Rating ketahanan Zirconia Ceramics ini mendapat skor 8 - 8.5 pada skala Mohs Hardness. Skor tersebut hanya dikalahkan oleh berlian dan kaca saphir - ibarat pada beling kamera ASUS ZenFone 3. Selain itu, keramik ini juga tahan dengan goresan.

Kemudian yang kedua, jikalau dibandingkan dengan beling biasa atau glass, Zirconia Ceramics ini mempunyai kemampuan untuk menangkap sinyal lebih baik. Jadi, diantara ketiga materi yang sering dipakai pada smartphone yaitu metal/aluminium, kaca, dan keramik, materi keramik merupakan materi yang paling baik dalam menangkap sinyal. Jadi, di sektor kedua ini keramik atau lebih spesifik Zirconia Ceramics lebih unggul daripada beling atau glass.

Jika pada dua sektor tersebut Zirconia Ceramics sudah unggul, apakah bisa disimpulkan bahwa materi ini merupakan materi yang terbaik untuk smartphone?

Bisa ya, bisa tidak.

Xiaomi niscaya mempunyai alasan kenapa menentukan untuk memakai materi yang bersama-sama biasa dipakai pada bidang militer, penerbangan antariksa, dan bidang-bidang tertentu yang membutuhkan material yang spesial. 

Meski pada "percobaan" pertama Xiaomi memakai material ini kurang begitu meledak, yaitu pada Xiaomi Mi 5 Ceramics, Xiaomi kemudian memperbaikinya dengan memakai material ini secara full dan berhasil mendapat beberapa hal yang dianggap penting bagi pengguna smartphone ketika ini; durabilitas, daya tangkap terhadap sinyal, dan yang paling penting, estetika.

Durabilitas jelas, bahwa Zirconia Ceramiscs hanya bisa dikalahkan oleh berlian dan beling saphir. Hal ini berarti tidak ada yang bisa menggores smartphone ini kecuali dua material tersebut. Bahkan pisau sekalipun. Ingat, menggores. Kemudian selain tahan goresan, materi keramik (dan kaca) juga tahan terhadap korosi. 

Kemudian pada sektor kenyamanan, smartphone berbahan beling meskipun anggun tetapi sangat licin. Smartphone berbahan beling perlu perlakuan khusus. Jika ceroboh, kecantikan ini akan eksklusif sirna. Lalu bagaimana dengan keramik? Secara tampilan, keramik mempunyai fisik yang melebihi smartphone kaca. Selain itu smartphone berbahan keramik - dalam hal ini Xiaomi Mi Mix 2 mempunyai handling yang terbilang nyaman. Jadi, di sektor ketiga materi Zirconia Ceramics masih mengungguli material kaca.

Selain itu materi keramik juga gampang dibersihkan. Beberapa smartphone berbahan beling atau glass, mempunyai permukaan depan dan belakang yang gampang meninggalkan bekas sidik jari dan itu sangat menjengkelkan. Kesan premium akan seketika memudar. Ketika membersihkan smartphone beling juga harus berhati-hati alasannya beling tidak tahan goresan. Jadi, bahan keramik lagi-lagi mengungguli materi beling atau glass.

Sampai disini, Zirconia Ceramics milik Xiaomi mengungguli materi kaca, dan juga metal/aluminium (dan tentu juga plastik). Tetapi dengan semua keunggulan tersebut, apakah materi ini tidak punya kelemahan?

Well, tidak ada yang tepat di dunia ini. Begitupun Zirconia Ceramics.

Jika dipaksa untuk dicari, maka kelemahan dari materi Zirconia Ceramics ialah materi ini akan pecah ketika jatuh dari ketinggian. Sementara jikalau dibandingkan dengan metal atau aluminium, hal tersebut tidak akan terjadi. Kemudian selain itu, materi ini lebih mahal daripada bahan-bahan lainnya sehingga smartphone berbahan keramik kemungkinan besar harganya lebih mahal dari smartphone berbahan beling dan aluminium. Meskipun tidak selalu.

Bagaimana, tertarik?





0 Response to "Smartphone Keramik Vs Kaca: Mana Yang Lebih Baik?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2